Hidroponik

Cara Menanam Sawi Hidroponik Dan Kangkung Hidroponik Botol Bekas

hidropedia-Cara menanam sawi hidroponik dengan botol bekas. Karena sawi merupakan sayuran yang disukai oleh daerah, petani telah membudidayakan sawi secara turun temurun. Salah satu alasan menanam sawi dan memulai bisnis adalah sawi merupakan tanaman yang mudah tumbuh, sehingga cepat panen dan produksinya meningkat.

Cara menanam sawi hidroponik dengan botol bekas

Sawi hijau adalah salah satu sayuran yang paling mudah ditanam. Sayur sawi biasanya digoreng dan ada juga yang dimasak dengan mie ayam sawi, namun sawi memiliki rasa yang digoreng dan mie ayam sawi sangat enak.

Sebagian besar sawi dimasak dengan gorengan dan makan sayuran selain sayuran, karena sawi tinggi serat dan air, dan juga kaya akan vitamin dan nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Dan nutrisi, sawi juga memiliki banyak keunggulan. Contoh: Pencegahan kanker, penguatan tulang, pencegahan sembelit, perbaikan tidur.

Agar Anda dapat memetik sayuran sawi ini setiap hari Anda dapat memnanamnya sendiri di pekarangan rumah Anda. Adapun caranya yaitu dengan cara menanam sawi hidroponik dengan botrol bekas.

Selain ramah lingkungan dengan cara ini juga tidak memerlukan lahan yang luas. Anda dapat menggantung nya atau menempelkan di dinding pekaranagn rumah.

Cara menanam sawi hidroponik dengan media air

Sayur sawi atau dengan nama ilmiah Brassica Juncea merupakan salah satu sayuran yang paling populer di Indonesia dan banyak digemari. Sayuran ini mudah dibudidayakan. Jenis sayuran Swai ini mudah tumbuh di daerah dataran rendah dan dataran tinggi.

Mustard hijau adalah sayuran yang memiliki efek penting pada tubuh dan kaya akan serat makanan dan vitamin. Sangat mudah untuk menanam sawi pada sistem hidroponik. Dengan menggunakan botol bekas, Anda bisa memilih teknik hidroponik yang paling sederhana dan hanya menggunkan air.

BACA JUGA :   Cara menanam rumput gandum manfaat serta bisa juga sebagai santapan kucing

Cara menanam sawi dengan sistem hidroponik

Intisari hidroponik menggunakan botol bekas adalah sebagai berikut:

  • Pertama, Anda perlu menyiapkan botol bekas untuk digunakan dalam menanam sawi secara hidroponik.
  • Selanjutnya yang anda lakukan adalah membelah botol menjadi dua bagian.
  • Lubang di bagian atas, leher botol, digunakan untuk memasang sumbu dan aliran udara.
  • Kemudian pasang sumbu ke bagian bawah botol bekas yang dipotong.
  • Balikkan bagian atas botol dan masukkan ke bagian bawah botol.
  • Letakkan media tanam di atas botol (Anda bisa menggunakan rock wool, spons, sekam bakar, atau sisa redstone).
  • Cukup pilih media yang mudah didapat. Fungsionalitas media ini hanya didukung oleh root, sehingga tidak runtuh.
  • Taburkan benih di media tanam yang sudah disiapkan atau taburi 2-3 biji sawi.
  • Bilas dengan larutan air.
  • Simpan di tempat yang tidak terkena hujan, tetapi terkena sinar matahari

Perawatan sawi hidroponik

Pemeriksaan dan perawatan sangat penting dan tidak boleh diabaikan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Cukup memberikan nutrisi pada awal penanaman harian.

Untuk memberikan lebih banyak nutrisi yang tidak dimodifikasi sesering atau sesering pada awal budidaya. Campuran nutrisi hidroponik dapat dibuat dengan menggabungkan pupuk yang dibeli di toko petani.

Waktu panen sawi

Menanam sawi dengan hidroponik dapat mempercepat proses pertumbuhan dan memungkinkan panen tiga bulan setelah tanam. Panen mudah jika Anda perlahan-lahan mengeluarkan gergaji besar dari botol.

Meningkatkan hasil produksi dan menambah jumlah botol untuk menanam sawi dalam air. Dengan cara ini, Anda dapat menghasilkan banyak tanaman sawi dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Cara menanam kangkung hidroponik dengan botol bekas

Bagaimana kankung bisa tumbuh dengan hidroponik? Ada dua jenis kangkung yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia, yaitu kangkung dan kangkung.

BACA JUGA :   5 jenis sayuran yang cocok di sistem hidroponik

Tidak ada perbedaan besar dalam rasa dan nilai gizi di antara mereka, jadi yang mana yang Anda suka tentu saja tergantung pada selera pribadi Anda.

Tanaman kangkung tumbuh pesat hanya dalam waktu 4-6 minggu setelah tanam. Jenis kangkung pun tidak main-main, bisa dikatakan lebih unggul dari kangkung darat. Berikut cara menanam tanaman bayam hidroponik yang perlu Anda lakukan.

Siapkan alat dan bahan

Alat yang anda perlukan untuk menanam tanaman kangkung adalah :

  • Mangkuk besar dengan lubang kecil di dalam atau di sekitar bisque.
  • Baskom dengan diameter yang sama dengan biskuit agar nantinya biskuit bisa mengapung di wastafel.
  • Di sisi lain, bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut.
  • Rapeseed mudah didapat di petani dan toko online.
  • Pupuk hidroponik seperti AB mix dan pupuk buatan sendiri

Bagaimana Cara memilih kualitas benih?

Pemilihan rapeseed berdampak besar pada keberhasilan menanam benih kangkung di dalam air. Pilih rapeseed premium agar tanaman yang dihasilkan dipanen sekaligus, sulit berbunga dan tidak tumbuh selama proses penanaman.

Cara menanam kangkung

Sebelum menanam rapeseed, Anda harus terlebih dahulu memilih rapeseed yang cocok dan rapeseed yang tidak tumbuh. Untuk memeriksa, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Menyediakan baskom berisi air bersih
  • Tuang bijinya ke dalam wadah dan biarkan semalaman
  • Keesokan harinya, Anda akan melihat ada biji yang mengapung dan tenggelam. Benih yang tenggelam memiliki
  • kualitas yang baik dan dapat disisihkan dan benih yang mengambang dapat dibuang.
  • Setelah Anda menabur benih yang baik, ikuti panduan ini untuk menabur rapeseed.
  • Ambil kain dengan ketebalan yang cukup
  • Bungkus lobak yang sudah direndam dengan kain
  • Cuci atau basahi kain dengan air hangat secukupnya dengan tujuan agar rapeseed berkecambah lebih cepat.

Cara memindahkan biji kangkung ke wadah tanam

Cara menanam kangkung juga membutuhkan wadah yang dibuat khusus. Sebagai informasi tambahan, penanaman benih dalam jumlah banyak dalam satu wadah akan menghasilkan pertumbuhan tanaman kangkung yang optimal. Cara menanam bayam hidroponik yang benar adalah:

  • Pindahkan semua biji yang berkecambah ke paruh.
  • Anda dapat melapisi pot berdasarkan busa filter akuarium, tetapi jika tidak tersedia, Anda tidak perlu memberikannya.
  • Tuang air larutan nutrisi yang bisa dibuat seperti cara membuat pupuk cair dari buah busuk ke dalam baskom hingga menyentuh permukaan kerupuk dan biji.
  • Jika Anda menggunakan busa filter akuarium, larutan nutrisi akan berbusa dengan baik.
  • Anda kemudian dapat menanam kubis dengan menempatkan benih yang baru berkecambah di tempat yang cerah atau menutupi pot dengan plastik hitam selama sehari.
BACA JUGA :   Cara Menanam Manfaat Serta Cara Mengolah Daun Mint

Cara merawat kangkung hidroponik

Yang perlu Anda lakukan adalah mengamati dan memperhatikan kebutuhan kangkung untuk nutrisi atau nutrisi cair.

Penting untuk kangkung hidroponik, terutama jika kangkung berumur dua minggu. cek selalau kandungan nutrisi dalam air sebab di usia ini rawan kekurangan nutrisi. Konsentrasi larutan akan meningkat. Inilah saatnya Anda perlu meningkatkan pupuk organik cair, yang tadinya hanya 5 ml per liter air, menjadi 7-9 ml per liter air.

Juga, jika Anda memiliki bau yang tidak sedap, ganti larutan nutrisi dan ulangi langkah-langkah ini sesering mungkin sampai panen.

Waktu panen kangkung secara hidroponik

Seperti disebutkan di atas, kelebihan lobak adalah tumbuh sangat cepat dan dapat tumbuh di berbagai media tumbuh, termasuk metode budidaya hidroponik yang dipelajari bersama.

Kangkung bisa dipanen saat lobak memasuki umur 4-6 minggu, atau sekitar 1 bulan setelah masa tanam. Panen kangkung air saat daun kubis masih hijau dan belum terlihat tua atau mekar. Kemudian Anda dapat dengan cepat memetik dan memotong lobak yang Anda tanam dan mengolahnya menjadi makanan atau keluarga favorit Anda.

Demikian penjelasan kami tentang Cara menanam sawi dan kangkung hidropinik dengan botol bekas
Semoga dapat bermanfaat untuk Anda semua, terimakasih.

Related Articles

Back to top button