Perikanan

Usaha Yang Menguntungkan Budidaya Lobster Air Laut Dan Air Tawar

hidropedia– Cara budidaya lobster air laut dan air tawar, usaha yang menggiurkan. Sangat menarik untuk mengetahui bagaimana udang lobster tumbuh baik di air laut  maupun air tawar. Nilai jual lobster yang terus menerus mencapai jutaan rupiah bisa sangat menguntungkan. Silahkan simak penjelasan cara budidayanya di bawah ini.

Cara budidaya lobster air laut dan air tawar, usaha yang menggiurkan

Udang lobster adalah hewan bercakar besar dari krustasea. Habitatnya di air laut dan air tawar, tergantung spesiesnya. Hewan dengan nama ilmiah famili Metanephrops japonicus ini biasa dikonsumsi sebagai makanan laut yang manis, gurih, sedikit asin.

Keunikan udang lobster adalah pertumbuhannya yang lambat, rentan terhadap penyakit, dan membutuhkan banyak pakan. Tidak heran sulit untuk membudidayakan lobster air laut dan air tawar.

Harga tinggi, permintaan tinggi untuk ekspor lobster. Kebanyakan udang lobster tumbuh secara alami dan harganya mahal karena jumlahnya yang terbatas.

Permintaan pasar di seluruh dunia cukup tinggi, mulai dari benua Amerika dan Eropa hingga negara-negara Asia yang lainnya, dan kepiting dijadikan barang ekspor oleh negara-negara yang memilikinya. Udang lobster dari negara tropis seperti Indonesia harganya mahal di luar negeri.

Menurut laporan Kompas.com, dikutip dari laporan resmi Food and Agriculture Organization of the World (FAO), harga udang lobster di negara tropis diperkirakan mencapai US$36 atau sekitar Rp 504.000. Saat diolah menjadi menu restoran, harga lobster diperkirakan mencapai $45 atau sekitar Rp. 630.000 per 0,5 kg.

Namun lobster air laut dikatakan lebih mahal karena lebih asin dan bisa lebih besar dari lobster air tawar.

Di Indonesia, cara penangkapan udang lobster yang paling umum adalah dengan menangkapnya di habitat udang lobster. Udang lobster biasanya tersembunyi di kawasan terumbu karang besar di tepi pantai.

Nelayan kemudian mendistribusikan lobster dan mengekspornya ke berbagai negara. Namun, masih memungkinkan untuk membudidayakan udang lobster. kali ini kami akan membahas tentang cara budidaya lobster di air laut dan air tawar.

Cara budidaya lobster Air laut

Berikut kami sampaikan beberapa tahapan untuk budidaya lobter air laut :

Tempat budidaya lobster

Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum membudidayakan lobster. Artinya, pertama-tama Anda perlu menemukan tempat yang tepat. Saat mencari tempat hal ini sangat penting dan akan mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster, jadi berhati-hatilah.

Berikut penjelasan sederhananya:

  1. Anda dapat memilih lokasi yang mudah dijangkau, terutama jika Anda memiliki cottage atau rumah di dekat pantai. Anda bahkan dapat memilih garis pantai dan teluk untuk budidaya uadang lobster.
  2. Penting juga untuk memilih lokasi yang aman dan tidak terkena badai dan cuaca buruk. Tidak hanya mudah dalam perawatan dan panen, tetapi juga cocok untuk lobster.
  3. Jika Anda menemukan orang yang tepat, perhatikan keadaan dan lingkungan sekitar. Jauhkan tempat Anda dari pabrik dan industri yang bersih dan terang.
  4. Kedalaman tempat ini sekitar 6 sampai 15 meter dari permukaan laut dengan arus yang mengalir sekitar 25 sampai 50 cm/detik, yang cocok untuk budidaya kepiting laut.
  5. Dan usahakan untuk membuat lokasi pilihan Anda sedikit lebih jauh dari area pemukiman atau trotoar.

Selain itu, jauhi tempat wisata, terumbu karang, dan tanah coklat yang masih berpasir.

Media pertanian

Setelah mendapatkan spot yang bagus, Anda juga perlu memperhatikan suhu air di tempat tersebut. Suhu sekitar 28-390 ° C, salinitas air 28-35 ppm dan keasaman sekitar 7-8.

BACA JUGA :   Pakan Ikan Cupang Yang Bagus Dan Dapat Dibuat Di Rumah

PH terlalu asam untuk kehidupan lobster. Hal ini berbeda jika melihat cara budidaya ikan air tawar. Tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga mempengaruhi nilai gizi Metanephrops japonicus.

Media budidaya lobster

Media budidaya dapat berupa keramba atau kolam terapung.

  1. Untuk kolam apung sendiri, anda perlu menyiapkan jaring yang cukup besar untuk ukuran kolam yang anda buat. Untuk jaring anda bisa memilih jaring dengan lubang kecil agar lobster tidak kabur.
  2. Untuk media tanam, penting untuk membuat shelter berupa tempat persembunyian berupa bilah bambu yang tenggelam ke dasar kolam. Anda juga bisa menggunakan rumput laut di sekitarnya.
  3. Pentingnya membuat tempat persembunyian tersebut untuk mencegah kanibalisme di antara Metanephrops japonicus saat memasuki tahap molting, atau biasa disebut dengan molting. Bila ini terjadi, tidak hanya mengalami kerugian, tetapi juga menyulitkan budidaya lobster.

Benih lobster

Langkah berikutnya adalah memilih bibit lobster untuk mendapatan benih yang berkualitas bagus untuk di budidayakan.

Dengan kata lain, benih lobster hampir mirip dengan cara budidaya ikan mas, Anda bisa membelinya di toko atau koperasi nelayan, tetapi lebih baik menangkapnya sendiri di laut sebelum dipetik.

Hal ini dikarenakan benih lobster yang ditangkap di laut bersifat tahan dan mudah tumbuh. langkah berikutnya:

  • Sebaiknya pilih benih lobster yang ukurannya pas untuk ditanam, yaitu benih lobster yang beratnya sekitar 4 gram per ekor.
  • Namun, tidak menutup kemungkinan juga untuk menanam benih lobster dengan berat 10 hingga 30 gram per ekor.
  • Semakin berat benih lobster, semakin cepat bisa dipanen nantinya. Setelah Anda mendapatkan benih lobster yang berkualitas baik, Anda harus mengisolasinya terlebih dahulu agar lobster tidak stres dan mudah mati.
  • Langkah selanjutnya adalah menabur benih, hal ini bisa anda lakukan pada saat tidak terlalu panas yaitu pada pagi atau sore hari. Dan untuk menabur benih tidak boleh di lakukan sembarangn lebih baik ikuti dengan cara ini.
  • Agar lobster dapat mengatur suhu kolam, benih lobster harus mengapung ke permukaan kolam agar lobster dapat menyesuaikan diri. kurang lebih 30 menit
  • Setiap kolam yang ada dapat diisi maksimal 50 benih lobster.

Perawatan lobster

Cara budidaya lobster maka perlu memperhatikan cara pemeliharaan yang tepat agar dapat dicapai hasil panen yang baik. Proses perawatannya sangat sederhana, Anda hanya perlu menyediakannya dengan benar dan teratur.

Dengan rincian sebagai berikut.

  • Anda bisa memberi makan lobster dua kali sehari pada pagi dan sore hari.
  • Umpan awalnya bisa berupa ikan cincang, keong,siput dll.
  • Berikan makanan yang cukup dan jangan makan berlebihan. Hal ini juga penting untuk menjaga kebersihan kolam apung dan mencegah lobster dari keracunan.
  • Memanen lobster
  • Berbeda dengan peternakan pada umumnya, lobster baru bisa dipanen jika bobotnya mencapai 120-200 gram per ekor. Tentu saja, ini bisa diputuskan saat menabur benih. Semakin banyak benih yang disemprotkan per kepala, semakin cepat masa panen.
  • Panen bisa dilakukan saat lobster berumur sekitar 6-10 bulan.

Tips Memanen Lobster

Berikut adalah beberapa tips untuk memanen lobster:

  1. Untuk memanen sarung tangan, Anda bisa melepas dan memanen jaring yang ada.
  2. Pertama klasifikasikan, pilih lobster yang siap panen, lalu kembalikan dan pelihara lobster yang belum dipetik.
  3. Konsumsi lobster yang ingin Anda jual secara terpisah dan gunakan sebagai kelompok bertelur.
  4. Untuk lobster yang dijual, pastikan lobsternya tetap hidup saat masuk pasar.

Cara budidaya lobster air tawar di kolam terpal

Cara budidaya lobster air tawar di kolam terpal untuk pemula. Lobster air tawar, disebut lobsters dalam bahasa Inggris, adalah jenis udang air tawar berukuran besar, mirip dengan kepiting. Udang karang air tawar banyak ditemukan di danau, sungai, dan rawa-rawa yang berdekatan dengan laut.

BACA JUGA :   7 cara budidaya sidat Mulai dari bibit hingga panen

Lobster atau lobster biru ini berasal dari benua Australia, tepatnya dari negara bagian Queensland, dan sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak dekade pertama abad kedua puluh satu. Lobster air tawar berwarna biru dan memiliki tubuh chunky yang besar yang sangat cocok untuk dekorasi akuarium.

Udang karang atau lobster air tawar bergizi, termasuk asam lemak omega-3, magnesium, dan fosfor, dan mengandung lebih banyak protein dan lebih sedikit kolesterol daripada udang karang.

Bagian luarnya harum dan bagian dalamnya adalah cita rasa unik dunia seafood. Tentunya jenis udang air tawar merah ini bisa menjadi alternatif konsumsi lobster air tawar yang mahal harganya.

Keunggulan lobster air tawar dalam tangki terpal dengan tangki terpal sedang adalah harganya yang relatif murah dalam pembuatannya serta lebih mudah dan efisien dalam pemeliharaannya.

Cara budidaya lobster air tawar di kolam terpal untuk pemula

Alasan mengapa saya menyarankan Anda untuk memilih budidaya lobster air tawar antara lain kemudahan dalam beternak lobster air tawar, pertumbuhan lobster air tawar yang lebih cepat, dan permintaan pasar yang sangat tinggi. Ada beberapa poin yang harus di pelajari untuk cara budidaya lobster air tawar media kolam terpal :

Persiapan Habitat lobster

Lobster air tawar dapat beradaptasi dan tumbuh dengan baik di habitat dengan oksigen terlarut lebih dari 4 bagian per juta dalam air, seperti kolam terpal dan kolam beton. Idealnya suhu untuk budidaya lobster air tawar berkisar 25-29 derajat celcius.

Oleh karena itu, perlu meletakkan satu set terpal di bawah naungan pohon agar suhunya tidak terlalu tinggi. Juga, perlu diingat keasaman alami air dengan pH sekitar 7-9 dan kandungan basa rendah untuk menjaga kadar kalsium dalam air tetap tinggi. Hal ini tentu saja membantu pembentukan cangkang pada biji Metanephrops japonicus.

Buat media kolam lobster

Cara membuat kolam lobster air tawar dengan tangki terpal sebaiknya direncanakan terlebih dahulu agar tidak membuang waktu dan menekan biaya. Rencana tersebut meliputi lokasi tambak, jumlah tambak yang akan dibuat, penempatan sistem irigasi dan drainase. contoh ketika Anda ingin membuat kolam dengan ukuran 1x2x50 cm.

Langkah pertama Anda bisa membuat bingkai untuk kolam terlebih dahulu menggunakan bambu atau kayu yang sudah disiapkan sebelumnya. Saat menggunakan bambu, potong dulu sebatang bambu agar sesuai dengan ukuran bak terpal.

Kolam pembesaran lobster air tawar biasanya berukuran 2 meter dan lebar 1 meter, dan bambu yang dipotong dipotong-potong untuk membuat dinding kolam. Potongan bambu yang telah dihancurkan atau dibersihkan, dan bilahnya dijajarkan seperti pagar. Semakin dekat kolam dan dinding bambu, semakin baik.

Untuk tiang rangka, potong bambu setinggi 50 cm menjadi total sekitar 6 biji sesuai dengan tinggi bak terpal. Selain itu, bambu di dalam bilah dibuat dalam bingkai kotak dan dipaku pada poros.

Selain itu sobat bisa mengisi kolam dengan air setinggi 30 cm dan tinggi 50 cm untuk mencegah kebocoran air. Setelah kolam terisi air, jika berasal dari PAM, diamkan selama kurang lebih seminggu untuk menetralisir bau tanah dan kaporit.

Sebagai referensi, jika usaha budidaya lobster air tawar Anda membutuhkan bak terpal, Anda bisa membelinya melalui link di YulistStore.com. Anda bisa memilih ukuran kolam terpal di rumah sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk aksesoris kolam terpal, Anda bisa menambahkan tanaman air seperti eceng gondok agar air kolam tidak kepanasan.

Juga, untuk menutupi benih lobster, tambahkan tabung 5 cm, 2 inci yang diatur dalam segitiga dengan lem. Pada sistem drainase, volume kolam tidak terlalu besar, sehingga Anda dapat menggunakan selang hanya dengan menyedot selang dari dalam kolam dan kemudian membuangnya di luar kolam.

Bedakan jenis kelamin lobster

Sebelum mencari bibit sebagai calon indukan lobster, terlebih dahulu kita perlu memahami cara membedakan jenis kelamin lobster air tawar jantan dan betina.

BACA JUGA :   Cara mudah budidaya ikan bawal yang Menguntungkan

Udang bintik merah jantan ditandai dengan adanya bintik-bintik merah pada bagian luar capit yang muncul saat udang bintik merah berumur 3-4 bulan dan berukuran panjang 7 cm pada ukuran normal.

Jika tanda ini muncul, berarti kepiting jantan sudah siap untuk kawin dengan kepiting betina. Udang bintik merah betina, di sisi lain, memiliki lubang di pangkal kaki ketiga di bawah ekor, yang merupakan sarana pengembangbiakan untuk melepaskan telur.

Pilih indukan lobster terbaik

Proses mendapatkan bibit udang merah yang baik membutuhkan hewan ternak yang terbaik. Induk lobster air tawar yang baik berumur sekitar 5-8 bulan dan berukuran minimal 10 cm, sehingga dapat menghasilkan benih dalam jumlah banyak.

Lihatlah lobster yang tumbuh paling cepat (kepiting lain pada usia yang sama) dan pilihlah. Selanjutnya, pilihlah indukan udang merah yang sehat dan gemuk. Udang merah ini biasanya kurang gizi, sehingga kepalanya tidak besar dan tubuhnya kurus. Jangan lupa untuk membeli lobster air tawar dari peternak lobster yang berlisensi dan bersertifikat.

Kawin indukan lobster

Budidaya udang merah air tawar sangat mudah dengan menempatkan lobster jantan dan lobster betina dalam satu kolam. Lima betina dan tiga jantan ditempatkan dalam satu kolam selama sekitar satu minggu untuk kawin sampai kepiting betina siap bertelur.

Udang merah yang kawin membentuk struktur berbentuk Y dimana udang merah jantan mengeluarkan sperma dan ditempatkan di pangkal kaki udang merah betina. Setelah perkawinan selesai, kepiting betina berpisah dari kepiting jantan dan mencari tempat untuk membuahi.

Kurang lebih delapan tabung berukuran 2 inci 15 cm dapat ditambahkan sebagai tempat membuahi telur udang merah betina. Kepiting betina bertelur satu minggu setelah kawin. Biasanya, satu kawanan udang merah bertelur sekitar 300-400 butir.

Migrasi telur, pematangan dan penetasan lobster

Pada minggu pertama setelah pembuahan, kepiting betina mulai bertelur. Kemudian, pada minggu kedua dan ketiga, telur kepiting menempel pada kaki kepiting betina. Mulai minggu kedua, dengan menyesuaikan pH kolam kawin dengan pH hatchery agar udang merah tidak terlalu stres, maka udang merah akan dipindahkan ke hatchery dengan ukuran 2x1x50 cm.

Ada beberapa tahapan dalam pematangan telur lobster, yaitu telur masih berbentuk bulat pada minggu kedua, embrio mulai muncul pada minggu ketiga, dan capit serta kaki muncul pada minggu keempat.

Kuning telur mulai muncul pada minggu ke-5. Sekarang kita sudah kehabisan, saatnya benih kepiting mencari makanan. Kesendirian. Pada minggu ke-5, benih udang merah mulai terpisah dari induknya dan menunggu sekitar satu minggu untuk dipindahkan ke kolam terpal baru untuk mulai menanam benih lobster.

Setelah bibit udang merah dipindahkan ke kolam lain, istirahatkan selama kurang lebih 2 minggu sampai terjadi kerontokan rambut dan anda siap untuk kawin kembali.

Menanam benih lobster

Saatnya pemberian pakan benih udang merah yang dipindahkan ke kolam lilin segar, seperti ngengat sutra dan cacing beku, untuk mempercepat proses pertumbuhan benih udang merah.

Pakan berupa ngengat sutra atau cacing beku, 3% dari bobot badan di pagi hari dan 7% di sore hari. Beri makan lebih banyak di sore hari agar benih kepiting berkembang lebih cepat di malam hari.

Metanephrops japonicum adalah omnivora dan dapat menyajikan makanan seperti cacing tanah, singkong parut, pelet udang dan wortel.

Panen benih lobster

Bibit lobster siap dipanen dalam waktu sekitar 20 hari. Ukurannya sekitar 2 cm. Waktu panen di pagi hari sebaiknya sekitar jam 9 pagi menggunakan sendok plastik 20 x 10cm.

Udang merah tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi baru dengan kualitas air yang sama dengan tambak terpal lama agar tidak merasa stres.

Demikian ulasan kami tentang cara budidaya lobster air laut dan air tawar, usaha yang menggiurkan. semoga bermanfaat untuk Anda semua, terimakasih.

Related Articles

Back to top button