Perikanan

Begini Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Panen

hidropedia-Budidaya ikan gurame di rumah bisa menjadi bisnis yang menjanjikan. Bagi pemula yang ingin mencoba peruntungan, berikut panduan lengkapnya!

Selain kakap dan lele, ikan gurame merupakan ikan bernilai tinggi yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Dikenal dengan dagingnya yang sangat empuk, ikan ini menjadi santapan makan malam yang lezat dan bergizi, bahkan bagi mereka yang alergi terhadap ikan laut.

Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Panen

selain memiliki segedang maanfaat, ikan gurame juga memiliki nilai bisnis yang menjanjikan, maka dari itu kini ikan gurame telah dibudidayakan di banyak tempat. Ingin tahu peluang bisnis budidaya ikan gurame? Simak tips berikut ini.

Proses dan tahapan budidaya ikan gurame

Sesudah anda mengetahui jenis ikan serta pembibitanya dan memiih kolam, langkah selanjutnya ialah pembudidayaan ikan gurame. Jangan memberi makan pelet ikan gurame saat pindah ke kolam dan pada hari pertama ditempatkan di kolam sampai ikan berpuasa selama dua hari.

Kemudian mereka diberi pakan berupa pelet 4 kg, dua tutup botol stimulan pertumbuhan, satu tutup botol pakan ikan (spf3), tiga tetes tebu, dan satu liter air. Kami juga dapat menyediakan pakan organik seperti dedak padi, tahu, daun pepaya dan batang pisang.

Namun, ketika proses budidaya memasuki masa transisi, disarankan untuk memberi makan tidak hanya pelet tetapi juga berbagai pakan organik yang disebutkan di atas. Hal ini sangat penting untuk kecukupan gizi dan menghindari berbagai penyakit.

BACA JUGA :   6 Cara mudah ternak lele untuk pemula, hasil melimpah

Jika makanan mengambang di kolam, itu menunjukkan bahwa ikan sudah kenyang dan makanan sehari-hari cukup. Oleh karena itu, berikan ikan pakan yang tepat, periksa kualitas dan keasaman air, dan pastikan mereka memberi ikan garam yang tepat.

Tujuan penggunaan garam ikan adalah untuk mencegah pemanenan dini dan mengurangi kerugian selama budidaya dan reproduksi.

Memilih jenis kolam budidaya gurame

Ikan gurame mempunyai ukuran ynag cukup besar, sedikit berbeda dengan jenis ikan yang lain, menjadikan media menjadi prioritas utama dalam budidaya ikan gurame. Karena ukuran ikan yang cukup besar tentunya menempati ruang yang cukup banyak.

Untuk budidaya ikan gurame yang cermat, ada beberapa media kolam yang bisa digunakan sebagai berikut:

Kolam budidaya tanah

Selain kolam semen, ada juga kolam tanah liat sebagai media budidaya ikan gurame. Di kolam ini, Anda perlu menggali kolam sesuai dengan ukurannya dan kemudian menaburkan kapur untuk membunuh organisme dan penyakit.

Setelah kolam dikuras dengan air dan dibiarkan selama 3 hari, benih dapat dipindahkan ke kolam.

Kolam budidaya gurame terpal

Dengan menggunakan kolam terpal budidaya ikan gurame dilahan yang sempit bisa teratasi dan lebih praktis. Oleh karena itu penggunaan kolam terpal selalu tersedia, namun bisa juga dibongkar untuk kebutuhan lain.

Penerapan kolam terpal untuk budidaya ikan gurame dapat dilakukan seperti penggunaan kolam semen.

Kolam budidaya semen

Jenis kolam ikan gurame yang pertama adalah penggunaan kolam jenis semen. kolam ini merupakan kolam buatan bukan kolam alami,  Jadi anda perlu menggosokkan daun pepaya ke dalam kolam. Kemudian taburi dengan air dan 2 kilogram garam selama 2 minggu.

Fungsinya untuk menghilngkan bau semen serta mempercepat tumbuhnya lumut dan alga. Jika ini berhasil, langkah selanjutnya adalah mengganti air dan kemudian menabur benih.

BACA JUGA :   Peluang Bisnis Terbaru Dengan Budidaya Ikan Patin

Beberapa Jenis ikan gurame di Indonesia

Sebelum Anda mulai budidaya ikan gurame, Anda perlu mengetahui jenis ikan gurame apa yang ditanam dengan benar. Sedangkan jenis-jenis ikan gurame adalah sebagai berikut.

Ikan gurame porselen

Ikan gurame jenis ini memiliki warna kulit agak kemerah-merahan-perak. Ukuran ikan gurame porselen mirip dengan ikan gurame Soan dengan berat rata-rata 1,5 sampai 2 kg saat siap panen.

Grammy

Jika Anda sering pergi ke pasar dan restoran, Anda dapat dengan mudah menemukan gram ini di mana saja. Ikan gurame memiliki berat antara 700 gr dan 1,2 kg pada usia 12 bulan.

Ikan gurame kapas

Ikan gurame kapas adalah jenis ikan gurame yang sering dijumpai di restoran seafood. Ciri-ciri ikan gurame ini berwarna putih, sisiknya keras, bobotnya sangat ringan, dan bobot maksimalnya adalah 1,5 kg.

Penghancur Gurami

Ikan gurame ini merupakan salah satu varietas yang berukuran sangat besar dengan berat 6-9 kg. Namun perlu diingat jika telur ikan gurame bajingan produktivitasnya rendah maka jarang dikonsumsi.

Nishikigoi

Ikan gurame tidak ada di Jepang, namun mengingat ukurannya yang sangat besar, istilah ikan gurame Jepang sangat terkenal di Jawa Tengah. Ikan jenis ini, dengan ciri khasnya seperti gurame gurame, biasanya memiliki berat 3 sampai 4 kg per ekor.

Ikan gurame paris

Ini adalah jenis ikan gurame merah muda yang dikombinasikan dengan aksen emas yang biasa ditemukan pada ikan gurame kering goreng. Umumnya, ikan gurame di Paris memiliki berat sekitar 1,5 kg.

Ikan gurame safir biru

Jangan terkecoh dengan namanya, karena ikan gurame safir biru sebenarnya berwarna merah dan beratnya mencapai 2 kg.

Ukuran dan harga benih dalam budidaya ikan gurame

 

BACA JUGA :   Usaha Yang Menguntungkan Budidaya Lobster Air Laut Dan Air Tawar

Ukuran benih dalam usaha budidaya ikan gurame sangat bervariasi. Semakin besar ukuran benih ikan gurame, semakin mahal harganya. Selama proses penaburan, sangat disarankan untuk membeli benih berukuran 2 cm atau lebih, bukan benih telur ikan.

Hal ini karena pembiakan telur membuat pemeliharaan menjadi lebih sulit karena telur harus tetap menetas dengan baik. Di sisi lain, daftar harga benih ikan gurame dapat dijelaskan sebagai berikut.

  1. Ikan gurame ukuran 2-3 cm = 135 rupiah per ekor 2. Ukuran 3-4 cm = 150 rupiah per ekor 3. Ukuran benih 4-6 cm = 200 rupiah per ekor 4. Ukuran 5-7 cm = 300 rupiah per ekor 5. Benih gurame besar = Rp500 per ekor

Analisa budidaya ikan gurame

Perlu diingat bahwa budidaya ikan gurame biasanya berkisar antara 10 hingga 12 bulan dan berat rata-rata per hewan adalah 800g hingga 1kg. biasanya harga jual ikan gurame soang ukuran sedang sekitar Rp.  40.000 , sedangkan yang kualitas supernya 65.000 per ekornya.

jika dalam kolam ada 1000 ekor ikan gurame, maka hasilnya RP 65 juta dalam sekali panen. Meski bukan merupakan satuan pendapatan bersih, uang tampaknya sangat menarik. Namun, budidaya ikan gurame bisa menjadi alternatif yang efektif sebagai salah satu bentuk passive income.

Jadi dapat diksimpulankan budidaya ikan gurame saelain memiliki nilai jual yang menguntungkan , juga nyaman untuk di konsumsi. Anda bisa berhemat dengan membeli ikan gurame di restoran karena harga ikan gurame sangat mahal.

Related Articles

Back to top button