Aquaponic

Cara Budidaya Hidroponik dengan sistem Aquaponik

hidropedia– sistem Aquaponik Anda hobi tanaman serta memelihara ikan? Maka demikian, pernahkah anda berpikir untuk menggabungkan keduanya? Apakah mungkin ?

“Memahami Sistem Aquaponik Dan Cara Budidaya Sendiri di rumah”

mungkin pertanyaan itu  juga yang saat ini ada di benak anda. Jawaban dari pertanyaan diatas adalah mungkin dan ini juga tidak mustahil untuk anda lakukan. Sebab sudah banyak orang yang menggabungkan keduanya sekaligus.

Kegiatan ini dinamakan aquaponik. Pada umumnya, aquaponik adalah system pertanian yang mengabungkan antara memelihara hewan air dengan system tanam hidroponik yang sering di kenal juga dengan menanam tanaman melalui media air. Sedangkan aquaponik ini  melakukan kedua hal tersebut dengan satu wadah atau tempat.

sistem aquaponik merupakan sistem siklus yang saling menguntungkan antara ikan dan tanaman. Kotoran ikan yang tertinggal di kolam bisa menjadi racun bagi ikan di dalamnya. Sebagai sumber oksigen bagi air ikan. Di sisi lain, nutrisi dalam kotoran ikan bisa menjadi komponen yang baik dari tanaman itu sendiri.

Aquaponik adalah sekumpulan aktivitas yang biasa Anda lakukan, tetapi sistem pertanian ini memiliki cara khusus untuk melakukannya. Simak ulasan hidroprdia berikut ini hingga selesai untuk lebih jelasnya.

  1. Siapkan alat dan bahan

Hal utama yang perlu Anda lakukan sebelum mengoperasikan aquaponik adalah memiliki alat dan bahan yang Anda butuhkan. Alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya budidaya dan budidaya sangat sederhana. Yaitu, pompa aquarium, tabung Paralon dan pot bunga.

  1. Membuat wadah untuk ikan dan tanaman

Untuk melakukan budidaya sistem aquaponik sayuran dan ikan ini tentunya membutuhkan wadah untuk ikan dan tanaman. Sekarang, Anda bisa menggunakan kolam yang ada untuk ikan. Sedangkan untuk tanaman, anda bisa membuatnya dari pipa paralon

BACA JUGA :   Pengertian Sistem hidroponik NFT Pada Tanaman Hidroponik

Pertama, buat beberapa lubang di bagian atas tabung Paralon, tergantung jumlah dan ukuran pot dan toples yang digunakan sebagai tanaman. Kemudian buat lubang kecil di ujung tabung Paralon untuk mengalirkan air.

  1. Siapkan net pot tanaman

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya, pada sistem aquaponik, tanaman akan ditanam dalam pot atau botol bekas dimana bagian bawahnya telah di beri lubang dan selanjutnya ditempatkan dalam tabung paralon. NS. Jantung kompor membantu penyerapan air dalam budidaya aquaponik.

  1. Masukkan tanaman ke dalam tabung

Sekarang setelah Anda menyiapkan tabung dan pot hidroponik, Anda dapat menempatkan tanaman hidroponik Anda terlebih dahulu di dalamnya. Anda bisa menggunakan gabus filter sebagai media tanam. Selada, tomat, stroberi, kemangi, buncis, paprika, kacang polong.

Langkah selanjutnya dalam budidaya sistem budidaya adalah memasang pompa sebagai media kolam tabung Paralon. Saat memasang pompa bah ini, pastikan untuk memasukkan selang pompa ke dalam tabung Paralon. Setelah transplantasi tanaman, kembali ke kolam melalui lubang di tabung.

  1. Taruh ikan di kolam

Ikan merupakan kunci utama pertanian aquaponik karena memberikan banyak nutrisi bagi tanaman. Jadi jangan lupa masukkan ikan ke dalam kolam ya! Jenis ikan yang biasa dibudidayakan dalam sistem budidaya dan budidaya adalah ikan nila, lele, gurame, lele dan gurame. Saat Anda memasukkan ikan ke dalam kolam, sistem aquaponik mulai bekerja.

Setelah membaca ulasan kamidi atas, Anda jadi semakin tahu tentang aquaponik dan cara menanamnya, bukan? Apakah Anda tertarik untuk melakukannya? Saya senang untuk mem-porting sistem aquaponik!

Related Articles

Back to top button