Sayuran

cabai hidroponik sederhana dapat di tanam di rumah

Cara mudah menanam cabai hidroponik di rumah

hidropedia– Hidroponik adalah salah satu cara paling populer untuk menanam di dalam ruangan. Sekarang, cobalah menanam cabai hidroponik di rumah! Banyak orang lebih memilih hidroponik karena membutuhkan lahan yang lebih sedikit dan memiliki masa panen yang lebih cepat daripada pertanian biasa.

Cara merawat dan menanam cabai hidroponik di rumah

Anda dapat menggunakan sistem hidroponik untuk menanam berbagai macam sayuran dan buah-buahan. Salah satunya adalah penanaman cabai. Tertarik untuk melakukannya di rumah? Lihat di bawah untuk cara menanam dan merawat cabai air.

Bagaimana cabai hidroponik tumbuh

Pemilihan bibit

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengetahui dan mengetahui jenis cabai yang ingin Anda tanam. Sangat mudah untuk memilihnya, cukup pilih paprika merah atau cabai tua. Pisahkan cabai, keluarkan isinya, jemur di bawah sinar matahari dan biarkan kering selama 3 hari. Anda juga dapat membeli biji cabai yang dipilih dengan cermat di toko pertanian terdekat.

Menabur bibit cabai

Budidaya dengan sistem budidaya hidroponik tidak bisa dilakukan secara langsung. Anda perlu menabur benih terlebih dahulu. Pembibitan dan pembibitan biasanya menggunakan nampan semai, nampan, atau peti. Campurkan sekam bakar, coco peat dan pasir dengan dengan seimbang  dan tabur benihnya.

Kemudian basahi media tanam dengan air secukupnya. Berhati-hatilah untuk menyirami benih setiap hari dan menyimpan benih di bawah sinar matahari setiap saat. Dalam waktu 8-10 hari, benih sudah bisa disemai di media hidroponik.

BACA JUGA :   Cara Menanam Sayuran Hidroponik Sederhana Mudah Dan Cocok Untuk Pemula

siapkan media hidroponik

Anda dapat menemukan berbagai jenis media budidaya hidroponik, seperti sistem inti, budidaya laut dalam, dan kantong plastik. Salah satu media kultur hidroponik cabai adalah pemotong botol atau pipa air mineral. Potong botol air mineral secara horizontal sehingga ada dua. Kemudian letakkan campuran coco peat dan kulit arang di tepi botol. Kemudian tambahkan sepertiga jumlah air ke bagian bawah botol.

Budidaya benih cabai secara hidroponik

Bibit yang sudah memiliki 4 daun dan akar yang tebal dapat dipindahkan ke media yang berair. Taburkan benih di tempat atau di botol yang sudah disiapkan. Tempatkan benih lada di tempat yang cerah agar pertumbuhannya optimal. Biji lada sebaiknya dijemur pada siang hari, sehingga disarankan untuk mengaduknya pada pagi dan sore hari.

Berikan nutrisi

Anda bisa memberikan campuran AB khusus untuk hidroponik cabai. Memberi nutrisi pada tanaman lada sebanyak 1.600-1.800 ppm.

Waktu panen

cabai dapat dipanen 65 hingga 75 hari setelah tanam. Waktu terbaik untuk memanen cabai adalah saat warnanya kemerahan. Hal ini menunjukkan bahwa buah dari tanaman sudah matang dan siap untuk dipanen. Panen di pagi hari agar cabai tetap segar.

Cara merawat cabai hidroponik

 

Periksa pH

Perhatikan pH media tumbuh tanaman cabai. Tanaman cabai membutuhkan pH sekitar 6-7 atau sedikit keasaman untuk tumbuh dengan baik. Jika tidak tepat, akan mengganggu penyerapan nutrisi dan mencegah lada tumbuh dengan baik. Demikian penjelasan kami tentang cara mudah menanam cabai hidroponik di rumah. Silahkan praktek dan Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Jaga kondisi cabai

Jangan biarkan cabai mengering atau media tumbuh paprika menjadi terlalu lembab. Hal ini dapat mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman.

BACA JUGA :   Manfaat sayuran kangkung bagi Kekebalan tubuh

Pencegahan dan pengendalian hama

Hama umum yang menyerang cabai adalah tungau, ulat dan kutu daun. Gunakan pestisida organik secara teratur pada tanaman Anda untuk melindunginya dari hama dan penyakit.

Related Articles

Back to top button