Hidroponik

Budidaya Kentang Hidroponik Cocok Di Budidayakan Di Halaman Rumah

Budidaya Hidroponik Kentang, di budidayakan di halaman Rumah

hidropedia – Budidaya hidroponik kentang, Di dalam artikel ini akan menjelaskan tentang hidroponik kentang yang dilakukan dengan cara hidroponik sistem Dutch bucket

Budidaya kentang Hidroponik

Budidaya hidroponik kentang ini tidak terlalu berbeda jauh dengan budidaya di lahan biasa, hanya yang membedakannya adalah media tanam, lahan dan sistem pengairannya.

Bibit kentang yang akan ditanam menggunakan cara hidroponik haruslah bibit kentang yang berkualitas unggul supaya produksi yang diperoleh juga baik.

Ciri-ciri bibit yang memiliki kualitas baik adalah :

  • Bentuknya mulus, tidak busuk, berbercak hitam, ataupun memiliki banyak benjolan
  • Usianya sudah matang, tidak terlalu muda sehingga sudah siap untuk bertunas lagi
  • Memiliki mata tunas antara 3 – 5 buah
  • Memiliki bobot yang berat, sekitar 60 gr dengan diameter bibit sekitar 55mm
  • Bibit berasal dari benih yang berkualitas baik dan unggul

Mendapatkan bibit berkualitas baik ini bisa ke tempat yang jual bibit kentang.  Bisa melalui offline atau melalui online. Sebelum bibit di tanam, biarkan terlebih dahulu selama 30 hari supaya mata tunasnya mulai tumbuh.  Jika mata tunas telah tumbuh maka bibit telah siap di tanam.

Media tanam kentang

Media tanam untuk hidroponik kentang Dutch bucket adalah campuran arang sekam dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Masukkan media tanam ke dalam ember cat bekas yang samping dan bawahnya telah diberi lubang.

BACA JUGA :   Kelebihan Hidroponik Dengan Sistem Rakit Apung Untuk Pemula

Bekas cat yang digunakan untuk hidroponik dutch bucket ini adalah ember yang berukuran besar, untuk cat 25kg.

Menanam Kentang Hidroponik

Bibit yang telah dipersiapkan masukkan ke dalam media tanam. Ketika menanam, pastikan bagian yang ada mata tunasnya diposisikan menghadap ke atas (jangan sampai terbalik).

Pemeliharaan kentang 

Jika tanaman kentang telah tumbuh, maka keluarkan daunnya melalui lubang yang di ember. Tutup sisanya dengan media tanam lagi supaya umbi yang dihasilkan bisa banyak. Pemberian nutrisi untuk hidroponik kentang yang mulai tumbuh umbi adalah dengan pupuk yang memiliki kandungan unsur P dan K tinggi.

Pupuk tersebut bisa diberikan dengan cara dilarutkan dengan air, dan diberikan dari ember yang terletak paling atas. Dengan sistem Dutch bucket ini, aliran air dan nutrisi

Panen Kentang Hidroponik

Panen dilakukan apabila tanaman kentang telah menunjukkan gejala mulai layu.  Itu tandanya umbi telah tumbuh dengan optimal dan siap untuk dipanen.

Lakukan pemanenan dengan membongkar tower ember mulai dari ember paling atas.  Angkat umbinya dan bersihkan dari sisa-sisa media tanam yang menempel di dalam umbi.

Potong bagian atas tanaman dan kumpulkan umbi ke dalam satu tempat.

Kelebihan budidaya kentang hidroponik

Menanam kentang dengan hidroponik sangat mengasikan, berikut di bawah ini adalah beberapa kelebihan dari budidaya kentang hidroponik.

Lebih hemat lahan

Menanam kentang hidroponik dapat dicoba di lahan yang kecil, salah satunya dihalaman rumah. Apalagi sebagian tata cara membagikan kemungkinan kalau kentang dapat di tanam di dalam rumah memakai pot yang diletakkan di meja dekat dengan jendela.

Dengan kesempatan ini, hingga tingkatkan produktifitas tumbuhan. Anda tidak wajib memiliki jumlah lahan yang luas. Apalagi dibeberapa Cara, dengan memakai sistem hidroponik dutch bucket, kentang dapat di tanam di tanah kurang dari 10 m persegi.

BACA JUGA :   Cara Menanam Sayuran dengan metode hidroponik sistem wick

Hasil panen yang diperoleh lebih bersih

Sebab tidak ditanam memakai tanah, hasil panen kentang lebih bersih. Sebab tidak memiliki tanah inilah, hingga cara mensterilkan kentang hasil hidroponik cuma butuh dicoba sekali dengan mengelapnya memakai kain bersih.

Hal ini berbanding terbalik dengan kentang yang ditanam dilahan tanah. Buat memperoleh kentang dalam situasi bersih dibutuhkan cara pencucian 2 sampai 3 kali.

Wereng serta penyakitnya lebih terkendali

Sebab tempat yang dipakai buat menanam merupakan tanah yang terbatas, hingga cara pengaturan lingkungannya hendak lebih gampang dicoba. Alat tabur hidroponik yang sudah dipakai juga dapat disterilisasi dengan gampang sebab jumlahnya yang tidak banyak.

Cara penyucihamaan ini berperan buat menghindari terbentuknya penyakit dampak virus yang sering melanda tumbuhan kentang serta bertabiat endemik. Tercantum kala hidroponik dicoba di ruang tertutup ataupun green house, pasti saja hendak lebih gampang menghindari masuknya binatang- binatang wereng pengacau yang dapat mengganggu tumbuhan.

Hasil lebih optimal

Sistem hidroponik membolehkan cara pemberian nutrisi bisa dicoba dengan cara berdaya guna serta efisien. Jumlah yang diserahkan betul- betul dapat dihitung cocok keinginan tumbuhan.

Lebih efisien sebab jumlah evaporasi atau penguapan unsur hara oleh udara ataupun menyerap ke dalam tanah dengan cara berlebihan dapat diatur dengan lebih bagus. Cara pemberian nutrisinya yang lewat media tertutup dan berangsur- angsur menghasilkan jumlah unsur hara yang bisa diserap tumbuhan lebih besar tapi dengan jumlah pemakaian nutrisi yang lebih sedikit.

Cara menanam kentang tanpa bibit

Perihal selanjutnya sehabis Anda mengenali dengan betul gimana karakter tumbuhan kentang ialah Anda dianjurkan mempersiapkan benih kentang. Bibit kentang yang Anda sediakan ialah berawal dari buah kentang.

BACA JUGA :   Cara membuat nutrisi Hidroponik AB Mix mudah dan cepat

Selanjutnya tahap yang wajib Anda jalani dalam mempersiapkan Bibit kentang:

  • Belilah sebagian buah kentang di pasar atau toko sayuran yang dengan rumah Anda.
  • Memilih buah kentang yang telah berumur serta bermutu dengan karakteristik, buah mempunyai dimensi besar dengan dataran lembut serta tidak cacat sedikitpun.
  • Sehabis itu, Anda dapat meletakkan buah kentang di tempat sejuk yang kira- kira lembab dan terserang sinar mentari lumayan.
  • Biarkan kentang hidroponik kurang lebih dekat 7 sampai 14 hari, hingga Anda dapat memandang sebagian dari buah kentang ini telah tumbuh tunas.
  • Kemudian biarkan beberapa saat sampai pucuk telah setinggi 5 sampai 10 centimeter serta akarnya telah mulai tercipta dan berkembang.
  • Buat menjaga tunasnya Anda dapat memberinya air tiap pagi dengan cara teratur serta tertib.

Related Articles

Back to top button