Perikanan

7 cara budidaya sidat Mulai dari bibit hingga panen

Sayangnya, belum banyak nelayan di Indonesia yang mengenal dan mengembangkan ikan ini. Padahal ikan ini banyak diminati di pasar internasional terutama di China dan Jepang.

 

7 cara budidaya sidat Mulai dari bibit hingga panen

Orang Jepang sudah lama mengetahui manfaat sidat. Kandungan energi sidat mencapai 270 kkal/100 gram, lebih banyak dari telur ayam.

Di sisi lain, kandungan vitamin A 7 kali lebih banyak dari telur ayam, mencapai 4.700 IU/100 gram.

Siklus hidup ikan salmon berbanding terbalik dengan ikan sidat. ikan sidat dewasa bertelur di laut dalam.

Setelah menjadi glass eel dan sidat, pindah ke air tawar atau air payau. sidat melakukan perjalanan kembali ke laut dalam untuk bertelur setelah pubertas.

Soal makan ikan sidat, orang Jepang sangat mengutamakan faktor kualitas. Umumnya, mereka menginginkan 50 gram belut.

Kemudian mereka akan membesarkan belut dengan ukuran yang mereka inginkan. Dengan cara ini, rasa dan kualitas sidat tetap terjaga dengan baik.

Saat ini budidaya perikanan terutama budidaya sidat di Indonesia sudah dalam tahap pengembangan. Bisnis ini menjanjikan keuntungan yang menguntungkan.

Oleh karena itu, wajar jika banyak orang membudidayakan belut. Peluang ekspor tersebar luas. Budidaya sidat sebenarnya mirip dengan budidaya ikan nila dan ikan biasa.

BACA JUGA :   Cara mudah budidaya cacing sutra untuk pemula

Perbedaan budidaya sidat dan ikan lainnya adalah sidat sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan sehingga harus dibuat seperti habitat alami.

Tahapan budidaya sidat sebagai berikut:

  1. Persiapan kolam

Sidat dapat ditanam di pot tanah, beton, atau terpal yang disesuaikan dengan sumber daya dan uang.

Salah satu faktor terpenting dalam mempersiapkan kolam budidaya sidat ialah menjaga sirkulasi air dan aerasi selama 24 jam.

  • Jenis kolam

Kolam beton dan kolam terpal adalah kolam yang paling umum digunakan untuk budidaya belut.

Karena sifat alami ikan ini, mereka sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan, dan seperti lingkungan alami, kolam beton dan kolam terpal memiliki kontrol yang mudah terhadap lingkungan ekologisnya.

  • Kandungan oksigen

Oksigen yang larut  dalam air adalah salah satu faktor penting dalam budidaya sidat. Kandungan oksigen terlarut sesuai untuk pertumbuhan belut > 5 mg/L.

Ini memenuhi persyaratan oksigen terlarut minimum untuk daerah tropis dan dingin atau air laut.

  • Suhu kolam

Suhu optimal untuk air kolam budidaya sidat adalah antara 28 ° dan 32 ° C. Suhu air kolam ini menjadi lebih detail tergantung dari tahap budidayanya.

Suhu optimum untuk penetasan ular adalah 28-31°C, suhu optimum untuk inkubasi 29°-32°C, dan suhu optimum untuk berkembang biak adalah 28°-32°C.

  • Tingkat pH air

Keasaman (pH) air tambak pada budidaya sidat untuk mencapai pertumbuhan optimal berkisar antara 7 sampai 8.

Secara umum, akuakultur memprioritaskan kondisi pH mendekati normal.

Untuk budidaya ikan sidat pH di bawah 7 dianggap kurng cocok, karena menaikkan pH memerlukan proses oksidasi yang dapat mengurangi kandungan oksigen dalam air.

  1. Pemilihan benih

Untuk mendapatkan bibit ikan sidat tidaklah mudah. Karena sebagian besar dari mereka masih bergantung pada hasil penangkapan ikan secara alami dan belum ada yang mampu membudidayakannya.

BACA JUGA :   Cara Cepat Budidaya Ikan Nila Agar Lekas Panen

Bibit sidat mulai dari ukuran terkecil karena kondisi tubuh bibit sidat yang disebut glass eel masih transparan. Banyak kolektor jenis sidat yang kini memasarkannya melalui media online.

  1. Pakan

Pakan sidat dari pembibitan hingga pembiakan dapat berupa pakan alami atau industri.

Makanan alami dari plankton hingga cacing sutra.

Pakan sintetis dapat berupa pasta atau pellet yang dimodifikasi sesuai dengan umur ikan sidat.

  1. Tahap inkubasi (pendederan)

Ada dua fase yaitu inkubasi glass eel 1 dan inkubasi glass eel II.

Inkubasi dilakukan di kolam renang fiberglass bulat 500 liter. Kepadatan pengembangbiakan 20 ekor/liter dan masa pemeliharaan 45-50 hari hingga ukuran 500 ekor/kg.

Ganti air setiap hari dengan sistem daur ulang 75%. Pada titik ini, kolam dilengkapi dengan filter, aerasi, dan violet.

  1. Perbesar

Tahap pembesaran budidaya sidat dilakukan dalam tangki pemuaian konsumsi atau 2-3 ekor/kg. Kepadatan pengembangbiakan pada tahap ini adalah 5 ekor/m2 ;.

Pergantian air bisa sampai 40% setiap 3 hari sekali. Pakan yang cocok untuk tahap ini adalah pakan pelet yang mengandung minimal 40% protein.

  1. Tahap panen

Harga ikan sidat siap santap 180-200g/ekor. Ikan dapat dipanen secara bertahap atau bersamaan dalam satu kolam.

Jika bertahap, caranya adalah memancing sidat dengan pakan dan sidat lebih mudah ditangkap saat berebut.

Tetapi pada saat yang sama, ketika air masuk ke kolam dan sidat harus dibawa ke tangki penyimpanan. Akuarium dangkal dengan aerator yang memisahkan ikan sidat berdasarkan ukurannya.

  1. Pasca panen

Setelah melakukan pemanenan jangan lupa untuk menguras kolam.

Bersihkan kolam dari sisa-sisa makan dan sisa kotaran ikan sidat yang mengendap di dasar kolam.

Jika tidak dikuras kotoran yang mengendap akan menimbulkan sumber penyakit bagi benih ikan sidat yang nanti akan di tebarkan ke kola mini lagi.

BACA JUGA :   Peluang Bisnis Menguntungkan Terbaru Budidaya Ikan Hias

Budidaya ikan sidat sebenarnya mirip dengan budidaya ikan jenis lain. Anda dapat menggunakan terpal atau kolam biasa.

Orang umumnya memilih menggunakan kolam terpal karena jika pertimbangan biaya lebih murah.

Budidaya sidat sangat mudah, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kebingungan yang dapat mengakibatkan kegagalan proses budidaya.

Demikian penjelasan tentang 7 cara budidaya  sidat Mulai dari bibit hingga panen

Semoga bermanfaat untuk Anda semua. terimakasih.

Related Articles

Back to top button